KONSEP DASAR PEMASARAN DAN PERILAKU KONSUMEN

KONSEP DASAR PEMASARAN DAN PERILAKU KONSUMEN

Didalam strategi pemasaran perusahaan erat kaitannya dengan 3 kekuatan dasar utama yang meliputi ; Pelanggan (Cutomer), Perusahaan (Corporation) dan Persaingan / Kompetisi (Competition). Pada konsep pemasaran yang strategis selalu memfokuskan diri pada cara-cara ikut terjun dalam persaingan dimana Perusahaan dapat secara efektif menempatkan diri terhadap pesaingnya. Dalam hal ini, kemampuan memberikan nilai lebih pada pelanggan adalah kata kunci yang dikembangkan dengan lebih optimal.
strategi pemasaran yang baik mencakup 3 (tiga) hal berikut :
1. Definisi pasar yang jelas.
2. Kolaborasi yang baik antara kekuatan perusahaan dan kebutuhan pasar.
3. Kinerja Perusahaan yang unggul, aktif dan responsif terhadap berbagai kondisi persaingan.

Bersama-sama, tiga elemen dasar (perusahaan, kompetisi dan pelanggan) membentuk interaksi terkait secara dinamis. Jika apa yang diinginkan oleh pelanggan tidak cocok dengan kebutuhan perusahaan, maka dalam kelangsungan jangka panjang masa depan perusahaan mungkin akan dipertaruhkan. Positif matching dari kebutuhan dan tujuan pelanggan dan perusahaan ini diperlukan untuk hubungan baik yang berkelanjutan

The core concept of marketing:

Need, wants demand (permintaan)

 

 

Products

 

Value cost dan satisfaction

 

 

Transactions

 

 

Market marketer

 

v  Digital revolution adalah perubahan secara besar-besaran dalam penggunaan alat-alat digital. Digital revolution yang dimaksud disini adalah penggunaan teknologi canggih pada pemasaran

v  Di era revolusi ini berkembangnya era digital yang akan berdampak pada perilaku konsumen

v  Era digital memungkinkan one-to-one yang menguntungkan untuk mendapat konsemen lebih mudah dan informasi yang didapat lebih banyak

v  Pengaruh digital revolution telah menimbulkan perubahan yang drastic terhadap lingkungan bisnis, hal ini didapat dilihat sebagai berikut:

ü  Konsumen lebih memiliki kekuatan dibandingkan sebelumnya

ü  Konsemen memiliki akses untuk mendapatkan informasi yang lebih dibandingkan sebelumnya

ü  Para marketer dapat menawarkan produk dan jasa yang lebih dibandingkan sebelumnya

ü  Pertukaran antara marketer dan konsumen akan lebih interaktif dan spontan

ü  Marketer dapat mengumpulkan lebih banyak informasi tentang konsumen dengan efektif dan efisien

 

Perilaku konsumen adalah tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat mngikutsertakan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan memperbaiki suatu produk dan jasa mereka.  Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan dengan pertimbangan yang matang.

 

Dua wujud konsumen:

  1. Personal consumer: konsumen ini membeli atau mnggunakan barang atau jasa untuk penggunaanya
  2. Organizational consumer: konsumen ini membeli atau mnggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan menjalankan organisasi tersebut.

 

ü  Production concept = konsumen pada umumnya lebih tertarik dengan produk-produk yang harganya lebih murah.

ü  Product konsep = konsumen akan mngunakan atau membeli produk yang ditawarkan tersebut memiliki kualitas yang tinggi.

ü  Selling concept = marketer memiliki tujuan utama yaitu menjual produk yang diputuskan secara sepihak untuk diproduksi.

ü  Marketing concept = perusahaan mengetahui keinginan konsumen melalui riset yang telah dilakukan sebelumnya, kemudian memproduksi produk yang diinginkan konsumen. Konsep ini disebut marketing concept.

 

v  Market segmentation membagi kelompok pasar yang heterogen ke kelompok pasar yang homogen

v  Market targeting = memilih satu atau lebih segmen yang mengidentifikasikan perusahaan untuk menentukan

v  Positioning = mengembangkan pemikiran yang berbeda untuk barang dan jasa yang ada didalam pikiran konsumen

v  Kepuasan pelanggan adalah persepsi individu dari performa produk atau jasa dalam hubunganya dengan harapan-harapan

v  Mempertahankan konsumen adalah bagaimana mempertahankan supaya konsumen tetap loyal dengan satu perusahaan dibandingkan dengan perusahaan lain, hamper dalam semua situasi bisnis, lebih mahal untuk mencari pelanggan baru dibandingkan mempertahankan yang sudah ada

v  Menyediakan nilai pelanggan didefinisikan sebagai rasio antara keuntungan yang dirasakan sumber-sumber (ekonomi, fungsional dan psikologi) digunakan untuk menghasilkan keuntungan-keuntungan tersebut. Keuntungan yang telah dirasakan berupa relati dan subjektif

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s